PENTIGRAF
PENTIGRAF
Istilah pentigraf ternyata belum banyak yang mengetahui, hal ini karena belum dipakai secara populer dalam komunikasi sehari -hari.
Pentigraf adalah akronim dari cerpen tiga paragraf (alinea). Tiga paragraf di sini bukanlah paragraf yang datar, melainkan ada kesimpulan di akhirnya, bahkan dibumbui dengan akhir yang manis atau menyedihkan.
Menurut DR. Tengsoe Tjahjono, penggagas pentigraf, yang kemudian disebut sebagai Presiden Kampung Pentigraf Indonesia, cerpen tiga paragraf ini merupakan cerita yang utuh. Menurut beliau, pentigraf termasuk fiksi mini yang hanya dibatasi 3 paragraf.
Ciri-cirinya PENTIGRAF
1. Panjang tulisan adalah 3 paragraf,
2. Satu paragraf hanya memiliki satu gagasan pokok,
3. Secara teknis penulisan di komputer: satu paragraf satu kali ENTER.
4. Sebagai cerpen, pentigraf memiliki ciri-ciri narasi, yaitu:
✒Alur (ada konfliknya)
✒Tokoh (yang menggerakkan alur)
✒Topik (persoalan yg dialami tokoh)
✒Latar (waktu, tempat, dan suasana)
✒Dialog dalam pentigraf diminimalkan, diubah dalam bentuk narasi atau deskripsi. Namun, dialog diperlukan juga sebagai bumbu agar cerita tidak hambar sebagai kejutan tak terduga bagi pembaca.
Satu hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pentigraf adalah keringkasan. Kita mungkin bisa berpanjang kata untuk menyampaikan sebuah cerita. Namun, dalam pentigraf kita mencoba meringkas sebuah cerita ke dalam sebuah kotak kecil yang imut dan menarik hati. Ibaratnya kita harus menuturkan sebuah kejadian ketika pulsa telepon kita sangat terbatas.
Keterbatasan kita dalam penulisan pentigraf ternyata mempengaruhi dalan struktur pentigraf .Struktur pentigraf adalah permulaan, tengah, dan penutup. Setiap bagian sebaiknya isilah dengan pembeda. Kisah harus terus bergerak maju lengkap dengan konfilk dan resolusi.
Paragraf kedua berisi konflik yang dialami tokohnya. Hanya ada satu kalimat langsung. Dialog lainnya dinarasikan saja.
Paragraf ketiga berupa resolusi atau kesimpulan. Ada twist di akhir kisah. Ini bumbu rahasia Anda. Di paragraf terakhir buatlah kesimpulan yang menarik dan berkesan sehingga mudah diingat oleh pembaca. Ada kejutan yang tidak terduga. Hal ini bisa membuat orang ingin membaca lagi dari awal.
Demikian ulasan singkat tentang pentigraf, semoga dengan uraian ini bisa memberi sedikit gambaran tentang pentigraf.
Komentar
Posting Komentar